Pop Display

Apa itu POP display?

by

POP display atau point-of-purchase display adalah materi marketing atau advertising yang ditaruh di dekat tempat pembayaran. POP display kadang bisa menjadi alat yang kurang dimaksimalkan dalam industri retail.

POP sudah menjadi strategi utama bagi para produsen barang. Kebanyakan vendor akan memiliki sejenis materi POP display yang disediakan secara gratis untuk digunakan di toko-toko ritel. Kebanyakan materi ini akan meng-highlight produk dan menarik perhatian pengunjung. Ini tentu sangat penting di daerah toko ritel yang di dalamnya ada begitu banyak barang-barang lain. Banyak juga tempat percetakan yang menyediakan jasa cetak pop display (pop display printing).

POP display bisa saja sesederhana seperti stiker atau tanda saja. Jadi, jika Anda pergi ke sebuah toko swalayan, mungkin akan menemukan display-display stiker yang menunjukkan promo-promo tertentu. Display seperti itu dinamakan sebagai “shelf talker”, yakni sebuah stiker yang ditempel di rak-rak produk untuk menarik perhatian pengunjung. Tapi, POP display bisa begitu dikembangkan hingga menjadi sebuah rak tersendiri yang biasanya terbuat dari karton tebal tipe corrugated paper. Jadi ada rak tambahan selain rak-rak permanen yang sudah ada di toko-toko ritel. Rak POP display yang terbuat dari karton tersebut sifatnya sementara saja namun cenderung menarik perhatian karena tampilannya yang begitu berbeda dari rak-rak biasanya. Rak tersebut akan memuat pesan promosi, biasanya untuk memberikan diskon besar-besaran, selain itu juga untuk memperkenalkan produk baru. Biasanya, produsen akan menyediakan seorang sales promotion girl/boy (SPG/SPB) yang akan menawarkan dan memperkenalkan produk yang dipajang di rak POP display.

Di mana POP display digunakan? POP display yang sederhana, seperti stiker, hanya ditempel di rak-rak permanen. Sementara itu, POP display yang lebih besar seperti rak-rak POP display, biasanya dulu akan ada di dekat kasir. Itu sebabnya istilah “point-of-purchase” (titik pembelian) digunakan pada materi marketing ini. Tapi, seiring berkembangnya waktu, baik produsen barang dan riteler sudah menemukan bahwa penempatan POP display yang tersebar di berbagai tempat di toko juga membuahkan hasil yang bagus.

 

Tipe-tipe POP display

Tipe POP display yang paling rumit atau paling “pamungkas” adalah tipe toko vendor. Bentuknya jadi seperti toko di dalam toko. Jadi seperti ada booth khusus untuk satu produk tertentu saja. Booth tersebut sudah memuat tim sales, merchandising, rak POP display, dan produk-produk yang dipromosikan. Bentuk ini tentu paling menarik perhatian di antara tipe display yang lain.

Tipe lain yang umum digunakan adalah “signage”. Signage bisa sesederhana stiker harga khusus di rak, atau penunjuk barang yang “keluar” dari rak. Bisa juga berupa poster, standing banner, dan lain-lain. Intinya “signage” berfungsi sebagai penanda yang menarik perhatian. Bila kita sedang berjalan di sebuah koridor rak di pasar swalayan misalnya, jika ada penanda-penanda yang “keluar” dari rak tentu akan sangat menarik perhatian dibandingkan tampilan rak yang monoton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *